Sejarah Singkat Organisasi

Angkatan ’39 ketua DPM A adalah Wahid Ari Anggara (ARL ’39). Pada dewan yang dibinanya lebih konsen kepada perapihan sistem kelembagaan faperta, pembentukan LS Faperta. Angkatan ’40, periode DPM A periode 2003-2004 diketuai oleh Cecep ali yasin (AGB’ 40). Pada masa itu kinerja DPM A lebih konsen pada inisiasi pembuatan media centre, sistem pengelolaan media centre, pembuatan sistem perhitungan alokasi Dana kemahasiswaan faperta. Selanjutnya, Hendro prawiro (AGH’41) menjadi ketua DPM periode 2004-2005. Pada masa itu terbina hubungan yang cukup dekat dengan pihak institusi dekanat faperta, perapihan SOP pengawasan BEM.

Ahmad Furqon (AGH’42) menjadi ketua DPM periode 2005-2006 dengan sasaran perapihan sistem pengawasan HIMPRO, pendampingan pembentukan Badan pengawas Himpro menuju independensi Himpro. Masa selanjutnya, DPM A lebih konsen kepada sinergisitas kelembagaan faperta. Masa itu DPM A diketuai oleh Tri utomo Zaelan Noviandi ( ARL’43). Angkatan ’44, Purwito Djoko Yuwono (AGH’44) memimpin DPM A dengan sasaran mengoptimalkan kinerja lembaga dengan lebih mengenalkan eksistensi DPM A kepada tiap LK A dan mahasiswa.

 

Comments are closed.